Siapakah Pencipta Dan Pemilik Langit Dan Bumi?

Dialog Seri 19: 4

 

Tilmidzi: “Jika Allah SWT Pencipta manusia yang ada di bumi, lalu siapakah pencipta bumi dan pencipta makhluk-makhluk lain yang ada di bumi?”

 

Mudariszi: “Allah SWT menjelaskan dalam Al Qur’an tentang penciptaan bumi dan makhluk-makhluk di bumi, sebagai berikut:

 

Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa. (As Sajdah 4)

 

Firman-Nya di atas menunjukkan bahwa bumi diciptakan oleh Allah SWT. Bersamaan dengan penciptaan bumi, Dia juga menciptakan langit dan apa yang ada di antara keduanya (langit dan bumi) dalam enam masa. Langit dan bumi diciptakan-Nya bersamaan, karena keduanya dari yang satu padu tapi Dia pisahkan, sebagai berikut:

 

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. (Al Anbiyaa’ 30)

 

Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”, keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati.” (Fushshilat 11)

 

Setelah itu Allah SWT lalu menciptakan makhluk-makhluk yang Dia sebarkan di langit (atau di antara langit dan bumi) dan di bumi. Makhluk tersebut termasuk makhluk yang ghaib dan nyata. Allah SWT berrfirman:

 

Dan di antara ayat-ayat (tanda-tanda kekuasaan)-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang Dia sebarkan pada keduanya. (Asy Syuura 29)

 

Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan di bumi. (Al Hujuraat 18)

 

Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan. (Qaaf 38)

 

Tilmidzi: “Jika demikian, apakah Allah SWT Pencipta langit dan bumi?”

 

Mudariszi: “Ya! Allah SWT menjelaskan hal itu sebagai berikut:

 

Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. (As Sajdah 4)

 

Allah menciptakan segala sesuatu. (Az Zumar 62)

 

Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah.” Lalu jadilah ia. (Al Baqarah 117)

 

Yang demikian itu adalah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu. (Al Mu’min 62)

 

Dengan Allah SWT menciptakan ‘Arsy, langit dan bumi, maka Allah SWT itu Tuhan semesta alam. Allah SWT berfirman:

 

Yang demikian itu adalah Allah Tuhanmu, Maha Agung Allah, Tuhan semesta alam. (Al Mu’min 64)

 

Tilmidzi: “Jika demikian, apakah semesta alam dan semua yang ada di semesta alam itu milik (kepunyaan) Allah SWT?”

 

Mudariszi: “Ya! Allah SWT menjelaskan hal tersebut melalui firman-Nya berikut ini:

 

Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. (Al Hajj 64)

 

Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah. (Thaahaa 6)

 

Kepunyaan-Nya semua yang ghaib dan yang tersembunyi di semesta alam (langit dan bumi), seperti dijelaskan firman-Nya ini:

 

Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi. (Huud 123)

 

Kepunyaan-Nya-lah semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. (Al Kahfi 26)

 

Kepunyaan-Nya semua perbendaharaan harta atau keperluan hidup semua makhluk di semesta alam (langit dan bumi), seperti dijelaskan firman-Nya ini:

 

Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi. (Asy Syuura 12)

 

Kepunyaan-Nya-lah kunci-kunci (perbendaharaan) langit dan bumi. (Az Zumar 63)

 

Sehingga, segala sesuatu yang ada di semesta alam (langit dan bumi), baik yang nyata maupun yang ghaib, merupakan kepunyaan-Nya, seperti dijelaskan firman-Nya ini:

 

Dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu. (An Naml 91)

 

Allah SWT lalu menetapkan semua kepunyaan-Nya itu sebagai kerajaan langit dan bum, dan hal itu dijelaskan firman-Nya ini:

 

Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. (Ali ‘Imran 189)

 

Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya. (Al Maa-idah 17)

 

Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya. (Al Maa-idah 120)

 

Wallahu a’lam.

 

Leave a Reply