Dialog Seri 10: 28 Tilmidzi: “Apakah Nabi Musa menjadi hamba-Nya yang paling pandai sejak diberikan Taurat oleh Allah SWT?” Mudariszi: “Hal itu dijelaskan oleh Rasulullah SAW sebagai berikut: Ibnu Abbas berkata: “Ubay bin Ka’ab meriwayatkan kepadaku dari Rasulullah SAW, beliau bersabda: “Sesungguhnya Musa berdiri sedang berkhutbah di hadapan Bani Israil, lalu dia …
Dialog Seri 10: 27 Tilmidzi: “Bagaimana dengan Bani Israil ketika ditinggalkan oleh Nabi Musa untuk menerima Taurat?” Mudariszi: “Setelah Nabi Musa menerima Taurat di bukit Thur dari Allah SWT, maka Dia menjelaskan kepada Nabi Musa sebagai berikut: Allah berfirman: “Maka sesungguhnya Kami telah menguji kaummu sesudah kamu tinggalkan dan mereka telah disesatkan …
Dialog Seri 10: 26 Tilmidzi: “Mengapa Nabi Musa diberikan Taurat oleh Allah SWT?” Mudariszi: “Itu merupakan hak Allah untuk memberikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Allah SWT berfirman: Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka: “Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara …
Dialog Seri 10: 25 Tilmidzi: “Bagaimana dengan Bani Israil setelah Allah SWT tenggelamkan Fir’aun dan kaumnya di laut?” Mudariszi: “Bani Israil diwariskan negeri Mesir oleh Allah SWT, dan hal itu dijelaskan firman-Nya ini: Dan Kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telah Kami …
Dialog Seri 10: 24 Tilmidzi: “Apakah Allah SWT melindungi orang-orang beriman dari kezaliman Fir’aun?” Mudariszi: “Allah SWT melindungi orang-orang beriman dengan Dia menimpakan musibah yang merupakan mu’jizat-Nya kepada Fir’aun. Hal itu membuat Fir’aun dan pembesarnya sibuk mengatasi musibah tersebut, sehingga tidak menganiaya orang-orang beriman. Dengan musibah itu pula Allah SWT menghendaki Fir’aun dan …
Dialog Seri 10: 23 Tilmidzi: “Bagaimana Bani Israil dapat tinggal menetap di negeri Mesir?” Mudariszi: “Bani Israil merupakan anak cucu Nabi Ya’qub. Nabi Ya’qub juga dipanggil Israil dan hal itu dijelaskan firman-Nya ini: Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para Nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang …
Dialog Seri 10: 22 Tilmidzi: “Apakah Fir’aun mengatakan dirinya itu tuhan karena syaitan?” Mudariszi: “Orang yang membantah adanya Allah SWT (Tuhan) atau membantah ke-Esa-an Allah SWT adalah orang yang tidak mengetahui tentang Tuhan. Ucapan (pendapat) dia tentang Tuhan itu bukan berdasarkan ilmu dan kitab dari Allah SWT. Allah SWT menjelaskan itu sebagai berikut: …
Dialog Seri 10: 21 Tilmidzi: “Apakah yang dilakukan oleh Fir’aun dan para pembesarnya dalam menghadapi pertandingan sihir?” Mudariszi: “Fir’aun menyetujui waktu pertandingan sihir yang diusulkan oleh Nabi Musa, yaitu sebagai berikut: Berkata Musa: “Waktu untuk pertemuan (kami dengan) kamu itu ialah di hari raya dan hendaklah dikumpulkan manusia pada waktu matahari sepenggalahan …
Dialog Seri 10: 20 Tilmidzi: “Apakah Nabi Musa dan Nabi Harun bertemu dengan Fir’aun?” Mudariszi: “Ya! Ketika bertemu dengan Fir’aun dan para pembesarnya, Nabi Musa dan Nabi Harun kemudian menerangkan tujuan kedatangannya, yaitu sebagai berikut: Maka datanglah kamu berdua kepada Fir’aun dan katakanlah olehmu: “Sesungguhnya kami adalah Rasul Tuhan semesta alam, lepaskanlah …
Dialog Seri 10: 19 Tilmidzi: “Kemana Nabi Musa setelah menyelesaikan kewajibannya?” Mudariszi: “Setelah menyelesaikan kewajibannya dengan hamba-Nya yang shaleh, Nabi Musa lalu berangkat bersama keluarganya. Dalam perjalanan, beliau melihat ada api di atas bukit. Api itu berguna untuk menghangatkan tubuhnya dan keluarganya dari udara malam yang dingin. Karena itu Nabi Musa lalu pergi …